Monday, 21 November 2016

Jelang Indonesia Vs Philipina



Quezon - Pelatih timnas Indonesia, Alfred Riedl, percaya diri akan menuai hasil bagus melawan Filipina. Dia yakin kekalahan di Piala AFF dua tahun lalu takkan terulang.
Indonesia akan berhadapan dengan Filipina di pertandingan kedua Piala AFF 2016. Laga itu akan berlangsung di Philippines Sports Stadium, Selasa (22/11/2016) malam waktu setempat.

Di pertemuan terakhir melawan The Azkals, Indonesia kalah telak dengan skor akhir empat gol tanpa balas. Laga itu berlangsung di My Dinh National Stadium, Hanoi, Vietnam, pada laga Piala AFF 2014 silam.

Riedl yakin bahwa persiapan timnya kali ini jauh lebih baik. Oleh sebab itu, dia bilang bahwa Boaz Salossa cs. akan lebih siap untuk menghadapi pertandingan.

"Tentu akan menjadi pertandingan yang sulit lagi. Tapi di tahun 2014, tim saya memiliki fisik yang lemah karena hanya mempunyai persiapan satu minggu setelah menjalani musim yang panjang dan sangat kelelahan," kata Riedl saat konfrensi pers pre-match di Novotel Araneta Center, Quezon, Senin (21/11).

"Tapi, kita tidak bisa membandingkan kekuatan Filipina saat ini dengan dua tahun lalu dan begitu juga Indonesia. Karena saya percaya tim kami saat ini lebih siap dari tim Indonesia dua tahun sebelumnya," tambah pelatih asal Austria itu.

Skuat 'Merah Putih' saat ini berada di posisi buncit klasemen Grup A tanpa angka, menyusul kekalahan 2-4 dari Thailand, yang menempati peringkat teratas. Filipina dan Singapura di posisi kedua dan ketiga dengan mengoleksi satu poin.

Wednesday, 2 November 2016

Wisata di pulau Karimunjawa



Jawa Tengah adalah salah satu provinsi yang berada di tengah Pulau Jawa dengan luas 34.548 km2. Daerah ini dikenal dengan kekayaan wisatanya, baik itu wisata alam, wisata budaya, maupun wisata kuliner.
Jawa Tengah merupakan miniatur yang mewakili keindahan alam Indonesia dikarenakan di provinsi ini kita dapat menemui berbagai macam wisata alam khas Indonesia antara lain: wisata pantai, wisata bawah laut, wisata gunung, danau, goa, dan masih banyak lagi.

Karimunjawa adalah sebuah nama kepulauan yang berada di sebelah utara Jawa Tengah. Kepulauan ini masuk dalam wilayah Kabupaten Jepara. Karimunjawa telah menjadi wisata taman laut yang terkenal hingga mancanegara.


Pulau ini merupakan rumah bagi terumbu karang, hutan mangrove, hutan pantai, dan berbagai macam spesies fauna. Di Karimunjawa terdapat 242 spesies ikan hias serta fauna langka seperti Elang Laut Dada Putih, Hiu, Penyu Sisik, dan Penyu Hijau. Pohon Dewandaru adalah nama pohon yang menjadi ciri khas di kepulauan ini.

Selain karena keindahan alamnya, Karimunjawa dikenal memiliki ombak yang jinak, air laut yang jernih nan dangkal, serta pasir yang halus sehingga menjadikannya jujugan bagi pecinta wisata pantai.



Semoga artikel ini bisa menjadi referensi liburan buat para netizen.

Leicester Ukir Rekor Baru Liga Champions



Start 100% Leicester City di Liga Champions terhenti dinihari tadi. Tapi hasil dalam pertandingan saat itu juga membuat Leicester bikin rekor baru.

Setelah memenangi tiga laga awalnya, Leicester berimbang tanpa gol ketika dijamu FC Copenhagen dalam partai matchday 4, Kamis (3/11/2016) dinihari WIB.

Pun demikian, hasil 0-0 tersebut tetap membuat The Foxes di ambang kelolosan. Selain itu rekor baru pun diukir oleh timnya Claudio Ranieri tersebut, terkait dengan clean sheet.

Berikut catatan seputar laga tersebut seperti dirangkum
BBC.

- Leicester City adalah tim pertama dalam sejarah Liga Champions yang membuat clean sheet dalam masing-masing empat pertandingan awalnya di ajang itu.

- FC Copenhagen cuma kalah dua kali dalam 12 laga kandangnya di Liga Champions (enam menang, empat seri, dua kalah).

- Leicester cuma membuat satu tembakan ke target untuk kali kedua beruntun.

- FC Copenhagen cuma membuat lawannya melepaskan total tujuh tembakan ke target di Liga Champions musim ini, lebih sedikit dari tim lain.

- Tim-tim Inggris cuma sekali kalah dalam duelnya lawan klub Denmark di Liga Champions, menang delapan kali, seri tiga kali, dan sekali kalah (Manchester United di markas FC Copenhagen pada November 2006).

- Pertandingan ini cuma menghadirkan tiga tembakan ke target, jumlah paling sedikit dalam sebuah partai Liga Champions musim ini.

- Penyerang Leicester Jamie Vardy belum bikin gol untuk klub maupun tim nasional Inggris selama 12 pertandingan, sedari 10 September lalu. Ia baru bikin tiga gol untuk Leicester di seluruh ajang musim ini, padahal musim lalu mampu mencetak 24 gol liga.

Hasil Seri Sudah Puaskan Ranieri



Manajer Leicester City Claudio Ranieri mengaku puas dengan hasil seri di markas FC Copenhagen, walaupun juga mengingatkan perjuangan belum selesai.
Leicester berpeluang memastikan tiket ke babak 16 besar Liga Champions jika meraih kemenangan di matchday 4, melanjutkan kemenangan dari tiga matchday sebelum ini.

Akan tetapi, The Foxes pada akhirnya menyudahi pertandingan di Parken Stadium dengan hasil imbang tanpa gol. Ranieri sendiri tetap menerima hasil itu dengan senang hati.

"Saya gembira. 20 menit awal tidak terlalu bagus tapi babak kedua lebih baik," ucap Ranieri kepada BT Sport yang dikutip BBC.

"Saya sudah mengantisipasi pertandingan seperti ini. Kami sebenarnya ingin lebih baik dalam serangan balik. Kami punya peluang untuk bikin gol tapi hasil seri oke-oke saja. Ini merupakan musim pertama kami di Liga Champions, kami ingin terus penuh konsentrasi sampai akhir," sebutnya.

Akun Twitter Leicester juga menambahkan komentar Ranieri mengenai hasil seri tersebut. Tinkerman mengingatkan bahwa masih ada dua laga lagi untuk dijalani dalam usaha mengamankan tiket lolos ke fase gugur.

"Ini adalah sebuah poin bagus di partai tandang lawan tim bagus. 10 poin bagus tapi belum cukup. Porto membayangi. Takdir kami ada di tangan kami sendiri," ujarnya.

Start 100% Leicester Terhenti Usai Bermain Seri di Markas FC Copenhagen



Copenhagen - Leicester City gagal melanjutkan start 100% Liga Champions setelah harus puas bermain dengan skor kacamata, 0-0, di markas FC Copenhagen.
Tidak ada gol yang tercipta sepanjang pertandingan di Parken Stadium, Kamis (3/11/2016) dinihari WIB. Dalam catatan UEFA.com , FC Copenhagen unggul penguasaan bola 57%-43% atas Leicester.

Tuan rumah juga membuat lebih banyak peluang dengan dua ke target dan 10 tak tepat sasaran, dibandingkan tim tamu yang mencatatkan satu tembakan tepat sasaran dan dua yang off target.

Hasil tersebut menjadi kali pertama Leicester tidak memenangi pertandingannya di Liga Champions kali ini. The Foxes juga gagal mengamankan kelolosan ke babak 16 besar di matchday kali ini, walaupun hanya butuh satu angka tambahan di dua pertandingan sisa.
Saat ini Leicester masih memuncaki klasemen Grup G dengan 10 poin, mengungguli Porto (7 poin), FC Copenhagen (5 poin), dan Club Brugge (0 poin).

Jalannya pertandingan
FC Copenhagen berusaha menekan di awal pertandingan dan mendapat sepak pojok di menit ke-3. Ludwig Augustinsson mengirim bola ke depan gawang tapi Kasper Schmeichel mampu bereaksi dengan meninju bola untuk menjauh dari gawangnya.

Sebuah tekanan dari Leicester di menit ke-9, membuat lini belakang FC Copenhagen berusaha menyapu bola. Tapi si kulit bundar cuma mengarah ke tepi kotak penalti, dengan Danny Drinkwater menyambut lewat sepakan keras. Bola keluar usai mengenai pemain lain.
Ancaman dari Benjamin Verbic untuk Leicester di menit ke-14. Usai mengecoh satu pemain lawan, Verbic melepaskan tembakan yang masih bisa diblok pemain Leicester. Tembakan William Kvis setelah itu masih melebar.

Sebuah serangan balik cepat dari tuan rumah membuat Robert Huth harus melakukan pelanggaran dalam usaha menghentikan Federico Santander di menit ke-25. Huth dikartu kuning dan FC Copenhagen dapat tendangan bebas--yang lantas belum berbuah apa-apa.

Memasuki menit ke-44, sebuah tembakan dari Jamie Vardy di tepi kotak penalti FC Copenhagen masih diblok pemain lawan. Sepakan Daniel Amartey yang menyusul kemudian membuat bola meluncur pelan dan tak menyulitkan kiper Robin Olsen.
Setelah saling berusaha menekan di awal babak kedua, Peter Ankersen dari FC Copenhagen mendapat kesempatan untuk menembak dari luar kotak penalti. Tapi laju bola masih kandas di rapatnya barisan belakang Leicester di menit ke-51.

Ankersen kembali mendapat bola di tepi kotak penalti Leicester di menit ke-60. Bola tembakannya kali ini masih melambung jauh di atas bidang sasaran.

FC Copenhagen kembali gagal memaksimalkan peluang di menit ke-70. Ludwig Augustinsson mengirim umpan ke depan gawang dengan Verbic melanjutkan dengan sontekan. Tapi bola masih bisa disapu lini belakang Leicester.

Sebuah umpan panjang di menit ke-85 berhasil disongsong Vardy seraya langsung menanduknya ke arah Shinji Okazaki. Tapi bek FC Copenhagen lebih cepat memotong bola.

Di menit ke-89 Schmeichel membuat penyelamatan penting di bawah mistar setelah menepis bola hasil tandukan Andreas Cornelius. Bola mengarah ke Santander di tiang jauh, tapi sepakannya masih mengirim bola meluncur jauh dari sasaran.

Susunan pemain
FC Copenhagen: Olsen; Ankersen, Jorgensen, Johansson, Augustinsson, Verbic (Kusk 83'), Kvist, Delaney, Falk (Toutouh 65'), Cornelius, Santander.

Leicester City: Schmeichel; Hernandez, Huth, Morgan, Fuchs, Mahrez, Amartey, Drinkwater, Schlupp (Okazaki 71'), Vardy, Musa.

Madrid Terlena, Madrid pun Imbang


Real Madrid membuang keunggulan dua gol sebelum ditahan tim gurem Legia Warszawa 3-3. Zinedine Zidane menilai hasil seri itu disebabkan karena Madrid terlena.

Bertandang ke Pepsi Arena, Kamis (3/11/2016) dinihari WIB, Madrid unggul dua gol lebih dulu melalui Gareth Bale dan Karim Benzema. Jelang turun minum, Legia mampu menciptakan gol balasan lewat Vadis Odjidja untuk menandai babak pertama dalam kedudukan 2-1.

Di babak kedua, Legia justru membalikkan keadaan setelah mencetak dua gol tambahan dari Miroslav Radovic dan Thibault Moulin. Sampai akhirnya Mateo Kovacic menyelamatkan Madrid dari kekalahan.

Satu angka ini membuat Madrid gagal memepet Borussia Dortmund yang di laga lainnya meraih kemenangan. El Real kini mengoleksi 8 poin, tertinggal dari Die Borussen sehingga membuat perburuan juara Grup F menjadi lebih sulit bagi mereka.

"Saya tidak terkejut dengan bagaimana jalannya pertandingan. Tadi adalah sebuah pertandingan yang aneh dan apa yang kami ekspektasikan tidak terjadi, baik di dalam permainan itu sendiri ataupun penampilan kami," cetus Zidane, yang dilansir Uefa.com.

"Kami kurang segalanya. Saat Anda sudah mencetak gol dua kali, Anda tidak boleh kendur dan itu yang kami lakukan dan mereka mencetak gol. Lalu pertandingan menjadi amat sulit. Ini adalah kesalahan saya, tapi pada akhirnya kami tidak kalah dan itu adalah hal yang bagus."

"Ada banyak yang harus dianalisa. Ketika Anda unggul 2-0, Anda butuh berpikir untuk bermain lebih rapat tapi kami tidak melakukannya sehingga mereka bisa menyerang kami balik. Mereka mencetak gol dan permainan menjadi lebih sulit untuk kami."

"Apa yang mesti kami lakukan ialah melupakan pertandingan ini dan fokus pada akhir pekan. Untuk juara grup kini lebih sulit, tapi kami akan melihat situasinya. Bagi kami tidak masalah, kami masih bisa finis pertama dan kami akan bertarung untuk mewujudkannya," tambah Zidane.

Di dua pertandingan sisa, Madrid akan bertandang ke Sporting Lisbon (22/11) sebelum mengakhirinya dengan menjamu Dortmund di Santiago Bernabeu pada Desember nanti.

Madrid yang Susah Sekali Clean Sheet


Real Madrid masih perkasa di semua kompetisi yang mereka ikuti saat ini. Tapi El Real bukannya tanpa kelemahan karena mereka sulit clean sheet musim ini.

Total sudah 15 pertandingan dijalani Madrid musim ini, yang terdiri dari empat kompetisi berbeda (La Liga, Copa del Rey, Liga Champions, dan Piala Super Spanyol). Tapi dari seluruh laga tersebut cuma dua kali Los Merengues mencatatkan clean sheet, yakni saat menang atas Real Sociedad dan Espanyol di liga.

Di laga-laga lainnya, gawang Madrid paling tidak kemasukan satu gol. Bahkan saat menghadapi tim lemah seperti Legia Warszawa, CyD Leonesa, dan Alaves, gawang Madrid tak luput dari kebobolan.

"Saya tidak khawatir soal hal itu, itu adalah faktanya. Di setiap pertandingan kami kebobolan, bahkan di Copa del Rey dan itu selalu mengganggu Anda. Di sepakbola Anda tidak bisa mengendalikan segalanya, Anda menghadapi lawan yang bisa menghadirkan masalah," ucap Zidane di situs resmi El Real, menanggapi situasi tersebut.

"Di sepanjang pertandingan Anda akan menghadapi ancaman-ancaman, tidak mungkin tampil bagus sepanjang 90 menit. Kami bisa dan kami harus berkembang di semua bagian dan itulah yang kami sedang upayakan di sesi latihan," lanjut Zidane.

Madrid punya peluang untuk menambah catatan clean sheet mereka malam nanti saat bertamu ke Legia Warsawa di matchday keempat Liga Champions. Meski menjalani laga away , Madrid tidak akan dapat tekanan daru suporter tuan rumah karena laga itu tertutup untuk penonton